Tulus Ramaikan Boost Sanur Village Festival

Sumber Foto: Kumparan.com

Penyelenggaraan Boost Sanur Village Festival yang digelar pada 22-26 Agustus 2018 memasuki tahun ke-13 perayaannya. Event Boost Sanur Village Festival yang diselenggarakan di Pantai Matahari Terbit ini masuk dalam event 10 besar festival terbaik dari Kementrian Pariwisata yang ditunggu-tunggu oleh banyak kalangan, khususnya kalangan anak muda. Pasalnya, festival ini menyajikan berbagai kegiatan menarik yang dapat diikuti oleh seluruh kalangan, baik dari anak-anak sampai dengan orang tua dapat menikmati festival ini.
Mengutip dari Detik.com, Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan Boost Sanur Village Festival ini dari tahun ke tahun hadir dalam berbagai warna dan wajah yang terus membaik dan menarik. Bahkan tagar #PesonaSanurVillageFest2018 pun sempat menjadi trending topik nomor 1 di Indonenesia. Ia juga menambahkan bahwa Boost Sanur Village Festival 2018 ini juga menegaskan Bali sebagai salah satu destinasi terbaik di dunia yang menonjolkan pesona alam dalam sajian budaya yang luar biasa lengkap.
Festival ini juga diisi dengan beragam pagelaran budaya tradisional Bali dan nusantara yang memukau penonton yang sedang menikmati jajanan nusantara. Terdapat pula fashion show dengan mengambil tema dari Boost Sanur Village Festival itu sendiri sehingga menarik kaum anak muda untuk menyaksikannya. Bukan hanya itu, festival yang diselenggarakan di Sanur ini menampilkan berbagai atraksi yang super lengkap, mulai dari atraksi seni budaya, sport tourism, hingga penanaman nilai-nilai positif dalam melestarikan lingkungan.
Festival ini juga mendatangkan berbagai macam kuliner Nusantara dari warung hingga restoran dan hotel bintang lima yang ikut memeriahkan kegiatan-kegiatan lainnya. Di food bazar ini pula, para pecinta kuliner Nusantara dapat menikmati kuliner dari Sabang sampai Merauke yang disajikan dengan harga yang cukup terjangkau dan memuaskan.
Nah, apa hal yang paling menarik dan ditunggu-tunggu oleh pecinta seni dalam Boost Sanur Village Festival tahun 2018 ini?
Jika tahun 2017 lalu, Boost Sanur Village Festival menghadirkan Krakatau Reunion dan Gugun Blues Shelter, maka tahun ini Boost Sanur Village Festival menghadirkan nuansa yang berbeda dengan mendatangkan penyanyi-penyanyi nasional, khususnya Tulus. Tulus sampai saat ini masih populer di kalangan anak muda seantero jagat raya karena lirik dan musik yang dinyanyikannya memiliki makna yang dalam dan sangat menyanyat kalbu.
Penyanyi yang naik daun berkat lagu Sepatu ini tampil pada malam ketiga  Boost Sanur Village Festival dan menyedot hampir semua kalangan anak muda yang hadir pada malam itu, tak terkecuali juga ibu-ibu yang hadir di sana.
Satu jam sebelum Tulus muncul di panggung utama Boost Boost Sanur Village Festival, pengunjung sudah mulai memadati area depan panggung utama. Tetapi, hal ini tidak mengganggu acara sebelumnya, yakni peragaan busana. Sesaat sebelum Tulus muncul di panggung, area depan panggung semakin sesak karena banyaknya pengunjung yang berlomba-lomba menduduki tempat paling depan demi melihat Tulus lebih dekat. Sebagian besar pengunjung terus-menerus meneriakkan nama Tulus berharap ia langsung muncul di panggung.
Kendati demikian, Tulus belum memunculkan dirinya di panggung setelah peragaan busana selesai. Yang muncul ialah Indra Lesmana dan tim Jawara Jazz-nya. Bingung akan kehadiran tim Jawara Jazz tersebut, Indra Lesmana pun buka suara dan memberitahukan kehadirannya di festival tersebut untuk mengiringi lagu yang akan dibawakan oleh penyanyi yang bernama lengkap Muhammad Tulus Rusydi itu sendiri. Mendengar hal demikian, pengunjung semakin antusias meneriakkan nama Tulus terus menerus tiada henti serta memvideokan panggung menunggu kehadiran penyayi kenamaan tersebut.
Setelah 10 menit diiringi oleh musik Jazz dari tim Jawara Jazz Indra Lesmana, penyanyi yang lahir di Bukittinggi itu hadir seraya membawakan lagu pertama yang berjudul Monokrom. Sambutan para penggemar tulus pun sangat meriah diikuti oleh para penggemarnya yang ikut menyanyikan lagu tersebut. Kekhasan suara Tulus kian lengkap dengan kecerdasan Indra Lesmana yang menggubah musik pop khas Tulus menjadi kental dengan nuansa  Jazz yang dimainkan oleh tim Jawa Jazz sehingga duet mereka sukses memuaskan para penggemarnya.
Tak ketinggalan juga, para penggemar Tulus seakan tersihir dengan suara indahnya saat menyanyikan lagu berjudul “Ruang Sendiri”, lampu panggung meredup dan lapangan penuh dengan ribuan pengunjung yang serentak mengacungkan ponsel mereka saat Tulus meminta menyalakan flashlight dari ponsel mereka. Ia juga meminta maaf kepada para penggemarnya karena belum bisa membawakan lagu barunya pada kesempatan itu. Lagu barunya yang berjudul “Labirin” itu baru saja dirilis di YouTube siang hari itu sehingga ia menggantikannya dengan lagu berjudul “Jangan Cintai Aku Apa Adanya”. Sambil menyanyikan lagu tersebut diikuti oleh koor dari penggemarnya, ia melemparkan ciuman jarak jauhnya kepada para penggemarnya sehingga penonton yang didominasi oleh kaum anak muda tersebut sontak berteriak histeris.
Lagu tersebut disambung dengan lagu berjudul “Sewindu” sebagai lagu penutup yang dibawakannya sehingga para penonton terkejut karena setelah usai menyanyikan lagu tersebut, Tulus mengucapkan terima kasih dan langsung turun dari panggung. Tulus hanya tampil membawakan empat buah lagu selama 30 menit. Melalui pintu di belakang panggung, Tulus langsung dijemput mobil dan pulang ke hotelnya.
          Setelah perform Tulus selesai, para penggemar yang belum puas akan penampilan Tulus berbondong-bondong pergi ke tenda tempat Tulus berada, tetapi mereka diberitahu oleh para staff yang berjaga bahwa Tulus telah pergi dan tidak berada di tenda tersebtu lagi. Setelah menunggu selama lebih dari 30 menit, akhirnya penggemar Tulus pun kecewa karena Tulus tak kunjung menampakkan dirinya lagi. (1542010090/Yulianti)

Komentar